Rabu, 23 Mei 2012

Bersyukur pada Luka

Untuk apa menyimpannya?
Aku dan kau tahu ia akan menikamkan belati
Benarkan?
Sudah tak perlu aku tanyakan, kita sama
Sama-sama terluka
Sama-sama menangis
Sama-sama mencinta
Yang berbeda, aku dan dia sedang kau dengan dia yang lain

Untuk apa mengingatnya?
Hanya akan membuat derita
Hanya melelehkan embun di pelupuk mata
Hanya menjerumuskan pada masa lalu

Untuk apa masih membahas?
Kita wajib bersyukur karena luka itu
Bukankah darinya kita kian bijaksana?
Kita patut bersyukur lagi
Bukankah darinya kita tahu ‘ia’ bukan yang terbaik?
Dan bukankah itu artinya kita hidup?
Akh...ternyata kita memang sama...
Sama-sama perlu bersyukur...